OPS Banjar Margo dan Banjar Agung kupas dapodikdas

Tim dari Bina Progran dan Kepala Sekolah Lentera Harapan

ringinsari.desa.id | 11 Agustus 2018 Kelompok Kerja Kepala Sekolah Banjar Margo dan Banjar Agung, sengaja mengundang dari Dinas Pendidikan Bidang Bina Program untuk memberi sosialisai dapodik tahun pelajaran 2018/2019 acara tersebut dihadiri  Kasubag Bina Progrom beserta rombonga, kepala  sekolah ,dan OPS Banjar Margo dan Banjar Agung. acara tersebut di adakan di aula Lentera Harapan Kecamatan Banjar Agung, dimulai sekitar jam 09.00 sampai dengan selesai.

Philip

peserta sosialisasi dapodik Operator Sekolah dan Kepala Sekolah Banjar Margo dan Banjar Agung

Dalam hal ini banyak hal yang di sampaikan oleh Bapak Gomat selaku Operator Kabupaten Tulang Bawang  tentang dapodik tahun ajaran 2018/2019

DAPODIK adalah suatu konsep pengelolaan Data Pendidikan yang bersifat Relational dan Longitudinal, sehingga program-program pembangunan pendidikan dapat terarah dan akan mempermundah dalam menyusun perencanaan, monitoring dan evaluasi pembangunan pendidikan dalam rangka peningkatan Mutu Pendidikan yang Merata dan Tepat Sasaran.

Acuan pembangunan pendidikan nasional  adalah terpenuhinya SPM dan SNP, dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan. Untuk mewujudkan pembangunan pendidikan tersebut dibagi menjadi empat faktor/bidang garapan yaitu:

  1. PTK (Pendidik dan Tenaga Ke pendidikan)
  2. Satuan Pendidikan.
  3. Peserta Didik, dan.
  4. Substansi Pendidikan.

Didalam implementasinya keempat faktor pendidikan harus tergambarkan atau didukung dengan Data Pokok Pendidikan yang sama sumbernya.

Alur Data dan Informasi Kemendikbud

Untuk mendapatkan data yang sahih sesuai dengan kondisi dilapangan dan menjaga kualitas data, disusun tiga tahapan yang dikelola oleh unit yang berbeda:

  1. Tahapan pengumpulan
  2. Tahapan Pengelolaan (Quality Control)

Tahapan Pendayagunaan

Didalam alur Data dan Informasi, Data dikumpulkan oleh Direktorat Jenderal melalui Sekretariat masing-masing, kemudian diintegrasikan dan diverifikasi-validasi oleh Pusat Data dan  Statistik Pendidikan dan Kebudayan (PDSPK), yang selanjutnya digunakan oleh unit yang terkait dalam menyusun program-program pembinaan untuk pembangunan.

Dengan penekanan bahwa semua data harus berangkat dari data:

  1. Individual lembaga ( satuan Pendidikan)
  2. Individual pendidik dan tenaga pendidik
  3. Individual peserta didik

Setiap bagian ada Verval Data, sesuai dengan tujuannya, dua Kelompok Verval Data:

  1. Verval Master Referensi
  2. Verval Attribut Data (sesuai dengan tujuannya)

Kapasitas sekolah ( Operator Sekolah) adalah menyelesaikan tugas dan tanggung  jawab dapodik, indentitas, citra, spasial. Hingga cut off, jika sekolah tidak up date data, maka sekolah akan masuk dalam kategori konfirmasi Sekolah. Dan tidak terhitung dalam statistik.

Spacial

titik Spacial

Untuk aktifasi sekolah dalam pendataan, harus dilakukan oleh Dinas setempat terkait dengan masih ada atau tidaknya aktivitas belajar mengajar sekolah tersebut.

ZONASI merupakan:

  • Strategi percepatan pembangunan pendidikan yang merata, berkualitas dan berkeadilan (Integrasi Pembangunan).
  • Strategi pembangunan pendidikan yang terintegritas secara vertikal dari Satuan Pendidikan, Kab-Kota, Provinsi dan Pusat sesuai dengan kewenangan.
  • Strategi pembangunan pendidikan yang berkesinambungan dari Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar hingga Pendidikan Menengah.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan